Jemaja (Cindai.id) _ Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, memanfaatkan kunjungan kerjanya di Pulau Jemaja dengan menggelar silaturahmi bersama tokoh agama dalam suasana santai melalui kegiatan ngopi bersama di Cafe Royal Palace, Jemaja, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Anambas, Muhammad Qosim, serta Camat Jemaja Barat. Suasana penuh keakraban mewarnai diskusi yang membahas pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Raja Bayu menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama yang memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan stabilitas daerah.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting. Kami ingin mendengar langsung masukan dari para tokoh agama karena mereka adalah mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di tengah masyarakat. Pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan rasa saling percaya,” ujar Raja Bayu.
Ia menambahkan, Kabupaten Kepulauan Anambas dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman. Karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat harus terus dipelihara.
“Saya berharap komunikasi seperti ini terus terjalin. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan selalu membuka ruang dialog dengan seluruh komponen masyarakat demi mewujudkan daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Kepulauan Anambas, Muhammad Qosim, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Wakil Bupati yang memilih berdialog secara langsung dengan tokoh agama dalam suasana yang sederhana namun penuh makna.
Menurutnya, pendekatan seperti ini mencerminkan kepemimpinan yang terbuka dan mengedepankan kebersamaan.
“Kami mengapresiasi kehadiran Bapak Wakil Bupati yang menyempatkan diri bersilaturahmi bersama tokoh agama di Jemaja. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah ingin terus menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat. FKUB siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan menjaga kerukunan, persatuan, dan kedamaian di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ungkap Muhammad Qosim.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat toleransi dan saling menghormati sebagai modal utama dalam membangun daerah.
“Kerukunan adalah aset yang sangat berharga bagi Anambas. Mari kita rawat bersama nilai-nilai persaudaraan, saling menghargai perbedaan, dan bergandengan tangan mendukung pembangunan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ngopi bersama tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan itu juga menjadi wadah bertukar gagasan mengenai berbagai isu sosial kemasyarakatan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan unsur kecamatan dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Melalui pertemuan sederhana namun bermakna ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun daerah dengan mengedepankan dialog, kebersamaan, serta semangat persatuan sebagai fondasi utama menuju Anambas yang maju, harmonis, dan sejahtera. (Qosim)




