Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polresta Tanjungpinang Rilis Capaian Kinerja Akhir Tahun 2025

    30 Desember 2025

    PEOPLE POWER: Kepri Tidak Boleh Terus Menjadi Penonton di Lautnya Sendiri

    28 Desember 2025

    Ketua HNSI Kepri Tolak Tambang Pasir Laut Berkedok Sedimentasi di Perairan Bintan

    23 Desember 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Cindai
    • Kepri
      • Tanjungpinang
      • Batam
      • Bintan
      • Karimun
      • Lingga
      • Natuna
      • Anambas
    • Nasional
      • Hukum
      • Politik
    • Ekonomi
      • Bisnis
      • Digital
    • Lipsus
      • Advertorial
      • Features
      • Milenial
      • Lifestyle
    • Opini
    • Tajuk
    • Ragam
      • Gallery
      • Info Harga Sembako
      • Info Pariwisata
      • Info Property
    • Melayu
    Cindai
    Beranda » Anambas Ku Sayang Anambas Ku Malang, Seruan Kritis dari Anak Tanjong Tarempa Pelaku Industri Migas
    Anambas

    Anambas Ku Sayang Anambas Ku Malang, Seruan Kritis dari Anak Tanjong Tarempa Pelaku Industri Migas

    cindaiBy cindai10 September 2025Updated:10 September 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Menghadiri Indonesia Africa Forum. Dari Kiri ke Kanan, CEO Vutomi South Afrika, General Manager (GM) Buzi Hydrocarbon It. Fachrizal dan Kanan Direktur ENH (Pertamina) Mozambik
    Bagikan:

    Nasional (Cindai.id) _ Kepulauan Anambas, salah satu wilayah perbatasan terindah di Indonesia, kini berada di persimpangan jalan antara kemajuan dan kemunduran. Demikian kritik yang disampaikan oleh Ir. Fachrizal yang akrab disapa Ical Long Enon, General Manager di perusahaan minyak dan gas, dari negeri yang nun jauh di Maputo, Afrika 10 Agustus 2025.

    Ical Long Enon yang merupakan putra kelahiran Tanjong Terempa, Anambas adalah General Manager di industri minyak dan gas dengan pengalaman panjang. Lebih dari 30 tahun mengelola operasi di wilayah strategis Indonesia dan belahan dunia lain. Berbagai pengalamannya di sektor energi. Pernah bekerja di Amerika, Eropa, Singapore dan sekarang di Afrika. Membuatnya memiliki perspektif unik dalam mengkritisi pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan daerah.

    Bahkan Ical juga pernah mencoba peruntungan mengabdi ditanah kelahirannya dengan maju sebagai kontestan Pilkada Anambas tahun 2020 lalu melalui jalur independen.

    Dalam tulisannya, Ical menggambarkan Anambas sebagai “Surga di Perbatasan” yang kaya sumber daya, namun minim infrastruktur, dan menghadapi ancaman kerusakan lingkungan.

    “Kaya, namun rapuh. Strategis, namun terabaikan. Anambas seharusnya menjadi contoh sukses pembangunan berkelanjutan, bukan korban dari kelalaian,” tegas Ical.

    Ia menyoroti fakta bahwa sebagian besar keuntungan dari eksploitasi sumber daya alam mengalir keluar wilayah, sementara masyarakat lokal kerap hanya menjadi buruh sementara tanpa transfer teknologi atau keterampilan jangka panjang. Ancaman pencemaran laut dan degradasi ekosistem juga menjadi perhatian utama.

    Namun, di balik kritiknya, Ical menawarkan solusi yang jelas: pembangunan infrastruktur transportasi dan digital, pengembangan industri berbasis masyarakat seperti pariwisata bahari dan perikanan modern, penerapan standar lingkungan ketat di sektor migas, serta pendidikan vokasi untuk mencetak SDM lokal yang siap bersaing.

    “Cinta pada Anambas membuat saya kritis. Membiarkan ia rusak adalah pengkhianatan. Kita masih punya waktu, tapi harus bergerak sekarang,” ujarnya.

    Ical berharap tulisannya ini dapat memicu diskusi serius di kalangan pemerintah daerah, industri, dan masyarakat mengenai masa depan Anambas. Ical menekankan bahwa pilihan ada di tangan semua pihak. Membiarkan Anambas menjadi daerah kaya yang tetap miskin, atau menjadikannya model pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan Indonesia. (Red)

    cindai
    • Website

    Related Posts

    Dari Tarempa ke Afrika: Putra Anambas Berkiprah di Forum CEO KTT G20/B20 Afrika Selatan

    24 November 2025

    Gubernur Riau Abdul Wahid Dikabarkan Terjaring OTT KPK

    3 November 2025

    Perolehan Medali Team Kepri di Kejurnas BKC Bandung Sesuai Target yang Ditetapkan Pengurus

    3 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    IKUTI KAMI
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    • WhatsApp
    • TikTok
    JANGAN LEWATKAN!
    Hukum

    Polresta Tanjungpinang Rilis Capaian Kinerja Akhir Tahun 2025

    By cindai30 Desember 20250
    Bagikan:

    Tanjungpinang (Cindai.id) _ Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., memimpin Konferensi Pers…

    PEOPLE POWER: Kepri Tidak Boleh Terus Menjadi Penonton di Lautnya Sendiri

    28 Desember 2025

    Ketua HNSI Kepri Tolak Tambang Pasir Laut Berkedok Sedimentasi di Perairan Bintan

    23 Desember 2025

    Ada Potensi Pidana, Kepala Karantina Pastikan Pemanggilan Pemilik Barang dan PPJK Terkait Sertifikat Fitosanitari

    22 Desember 2025
    AKSES BERITA CEPAT

    Dapatkan Berita Secara Langsung

    Akses informasi terbaru dari berbagai daerah secara cepat

    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Kantor CINDAI.id
    Alamat: Jalan Ir. Sutami No. 01 RT. 03/ RW 03, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
    Kode Pos : 29124
    Telpon: 0812 1239 1119
    Email Us: cindaimedia@gmail.com

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp RSS
    REDAKSI

    Redaksi Kami

    4 Juni 2024
    Komentar Terbaru
      © 2026 Cindai News. Designed by MarkasDev.
      • REDAKSI
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Visi dan Misi
      • Pedoman Media Siber

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.