Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geram Kepri Bersatu dan Disparbud Anambas Edukasi Filosofi Tanjak dan Kain Samping Melayu

    14 Agustus 2026

    Klaim Lahan 5,1 Hektare di Kijang Lama Disengketakan, Kuasa Hukum Minta BPN Tanjungpinang Hentikan Proses PTSL

    13 Agustus 2026

    Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Polantas Karib Satlantas Polresta Tanjungpinang Edukasi Pelajar di Terminal Sei Carang

    13 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Cindai
    • Kepri
      • Tanjungpinang
      • Batam
      • Bintan
      • Karimun
      • Lingga
      • Natuna
      • Anambas
    • Nasional
      • Hukum
      • Politik
    • Ekonomi
      • Bisnis
      • Digital
    • Lipsus
      • Advertorial
      • Features
      • Milenial
      • Lifestyle
    • Opini
    • Tajuk
    • Ragam
      • Gallery
      • Info Harga Sembako
      • Info Pariwisata
      • Info Property
    • Melayu
    Cindai
    Beranda » Geram Kepri Bersatu dan Disparbud Anambas Edukasi Filosofi Tanjak dan Kain Samping Melayu
    Anambas

    Geram Kepri Bersatu dan Disparbud Anambas Edukasi Filosofi Tanjak dan Kain Samping Melayu

    cindaiBy cindai14 Agustus 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Bagikan:

    Anambas (Cindai.id) – Gerakan Masyarakat (Geram) Kepri Bersatu berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus edukasi budaya Melayu, khususnya mengenai filosofi tanjak dan tata cara pemakaian kain samping.

    Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/8/2026) tersebut menghadirkan Deni Jebat, pengurus bidang Kebudayaan Geram Kepri Bersatu sekaligus Plt. Ketua Geram Kepri Bersatu Kabupaten Kepulauan Anambas, sebagai narasumber.

     

    Dalam pemaparannya, Deni menjelaskan bahwa tanjak bukan sekadar penutup kepala. Lebih dari itu, tanjak memiliki nilai sejarah, adat, identitas, serta filosofi yang erat dengan kehidupan masyarakat Melayu.

     

    “Tanjak dalam alam Melayu bermakna tanah yang dipijak,” ujar Deni.

     

    Pada kegiatan tersebut, Deni memperkenalkan tujuh jenis tanjak lengkap dengan filosofi dan penggunaannya. Peserta juga diperkenalkan dengan empat jenis ikatan kain samping yang langsung dipraktikkan bersama.

     

    Menurut Deni, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan menggunakan pakaian atau perlengkapan adat. Edukasi harus terus dilakukan dengan melibatkan generasi muda agar warisan budaya Melayu tetap hidup dan dipahami maknanya.

     

    “Kita jangan hanya memakai tanjak karena terlihat bagus. Kita juga harus memahami makna, sejarah, adat dan identitas Melayu di baliknya,” katanya.

     

    Deni mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Disparbud Kabupaten Kepulauan Anambas. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Melayu.

     

    Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas, Hani Muzwati, S.Pd., M.M., menyambut baik kunjungan Geram Kepri Bersatu dan menyampaikan apresiasi kepada kalangan muda yang masih memiliki kepedulian untuk melestarikan serta mengangkat budaya warisan Melayu.

     

    “Saya sendiri baru tahu filosofi dan penggunaan tanjak warisan. Saya berharap keberadaan Ormas Geram sebagai bentuk perpanjangan tangan pemerintah untuk mengenalkan dan menjaga budaya warisan Melayu,” ungkap Hani.

     

    Ia menambahkan, keberadaan organisasi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya sangat membantu pemerintah dalam mengenalkan budaya Melayu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

     

    “Kami tentunya merasa sangat terbantu dengan adanya organisasi seperti Geram Kepri Bersatu. Insya Allah, ke depannya kita akan membuat kegiatan bersama,” tutupnya.

     

    Kolaborasi antara Geram Kepri Bersatu dan Disparbud Kabupaten Kepulauan Anambas ini diharapkan menjadi langkah bersama dalam menjaga, mengenalkan, serta mewariskan budaya Melayu kepada generasi berikutnya.(Red)

    cindai
    • Website

    Related Posts

    Perkuat Sinergitas dan Kemitraan, Lanal Tarempa Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Anambas

    12 Agustus 2026

    Diduga Tanpa Dokumen dan Surat Berkendara, Lori Bermuatan Penuh Melenggang ke Anambas

    11 Agustus 2026

    Ngopi Bareng Tokoh Agama di Jemaja, Wabup Raja Bayu Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Percepat Pembangunan

    4 Agustus 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    IKUTI KAMI
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    • WhatsApp
    • TikTok
    JANGAN LEWATKAN!
    Anambas

    Geram Kepri Bersatu dan Disparbud Anambas Edukasi Filosofi Tanjak dan Kain Samping Melayu

    By cindai14 Agustus 20260
    Bagikan:

    Anambas (Cindai.id) – Gerakan Masyarakat (Geram) Kepri Bersatu berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)…

    Klaim Lahan 5,1 Hektare di Kijang Lama Disengketakan, Kuasa Hukum Minta BPN Tanjungpinang Hentikan Proses PTSL

    13 Agustus 2026

    Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Polantas Karib Satlantas Polresta Tanjungpinang Edukasi Pelajar di Terminal Sei Carang

    13 Agustus 2026

    Selesai Tepat Waktu, Kapoksahli Kodam XIX/TT Resmi Tutup TMMD ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang

    13 Agustus 2026
    AKSES BERITA CEPAT

    Dapatkan Berita Secara Langsung

    Akses informasi terbaru dari berbagai daerah secara cepat

    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Kantor CINDAI.id
    Alamat: Jalan Ir. Sutami No. 01 RT. 03/ RW 03, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
    Kode Pos : 29124
    Telpon: 0812 1239 1119
    Email Us: cindaimedia@gmail.com

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp RSS
    REDAKSI

    Redaksi Kami

    4 Juni 2024
    Komentar Terbaru
      © 2026 Cindai News. Designed by MarkasDev.
      • REDAKSI
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Visi dan Misi
      • Pedoman Media Siber

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.