Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lebih Dari 3000 Ton Bauksit Tumpah, Tim GAKKUM KLHK Turun ke Perairan Laboh Lingga

    29 Agustus 2025

    Sekjen KIARA: Alih-Alih Berdiri Bersama Masyarakat Pesisir, Gubernur Kepri Malah Pro Tambang

    25 Agustus 2025

    Berkaitan Dugaan Mark-Up Sewa Mesin Fotocopy, Ini Jawaban Ketua PTA Kepri

    22 Agustus 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Cindai
    • Kepri
      • Tanjungpinang
      • Batam
      • Bintan
      • Karimun
      • Lingga
      • Natuna
      • Anambas
    • Nasional
      • Hukum
      • Politik
    • Ekonomi
      • Bisnis
      • Digital
    • Lipsus
      • Advertorial
      • Features
      • Milenial
      • Lifestyle
    • Opini
    • Tajuk
    • Ragam
      • Gallery
      • Info Harga Sembako
      • Info Pariwisata
      • Info Property
    • Melayu
    Cindai
    Beranda » Evektifitas Pengelolaan Sampah Laut
    Opini

    Evektifitas Pengelolaan Sampah Laut

    cindaiBy cindai20 April 2021Tidak ada komentar3 Mins Read
    Bagikan:

    Oleh: Edi Susanto (Edi Cindai) Ketua Umum CINDAI Kepri, Ketua Dewan Penasehat Koperasi Nelayan Fajar dan Ketua Dewan Pembina Koperasi BBM Serta Pimpinan Redaksi Cindai.id | Opini.

    Opini (cindai.id)_ Permasalahan sampah yang ada di laut dari hari ke hari semakin tak terbendung. Hal ini menimbulkan dampak kerusakan luar biasa pada kehidupan laut. Selain mengotori dan merusak pandangan mata, sampah laut juga dapat merusak keberlangsungan biota laut.

    Yang paling mengkhawatirkan adalah sampah plastik sekali pakai, seperti kantong plastik untuk pembelanjaan atau kegunaan sehari-hari, gelas, sedotan, botol dan peralatan makan itu semua bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Sampah plastik tidak dapat terurai. Sampah plastik yang dibuang sembarangan di sungai akan terbawa arus menuju laut maupun sampah yang dibuang langsung dari penduduk yang berdiam diatas permukaan pesisir laut terkhusus di Kota Tanjungpinang .

    Permasalah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun institusi terkait, tapi masyarakat juga perlu berperan aktif dan turut berkontribusi. Misalnya saja berperilaku bijak dalam menggunakan produk berbahan dasar plastik bahkan sebisa mungkin menghindari penggunaan barang-barang yang berpotensi menjadi sampah. Sehingga mengurangi produksi sampah plastik ataupun sejenisnya demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

    Jika permasalahan sampah plastik ini dibiarkan, akan berdampak pada sosial dan ekonomi masyarakat Kota Tanjungpinang, terutama yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil karena mengakibatkan penurunan pendapatan nelayan pesisir Kota Tanjungpinang.

    Pemerintah Kota Tanjungpinang mecoba mengawal kerusakan laut dan pesisir Kota Tanjungpinang akibat sampah laut melalui regulasi lewat Peraturan Daerah (PERDA) Kota Tanjungpinang nomor 7 Tahun 2018 Tentang Ketertiban Umum. Dengan tegas didalam PERDA mengatur terkait sanksi pidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

    Namun didalam pelaksaan penegakan PERDA tersebut seperti jalan ditempat dan tidak ada ketegasan. Harusnya Walikota Tanjungpinang lebih memaksimalkan fungsi dari Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) sebagai pembantu penegakan PERDA. Pihak RT/RW membantu mensosialisasikan secara masif dalam proses penegakan PERDA serta menjadi mata-mata secara langsung dalam peneguran dan pelaporan terkait pihak-pihak yang melakukan pelanggaran. Begitu juga kesadaran masyarakat setempat, terutama masyarakat pesisir Kota Tanjungpinang.

    Lebih lanjut, Dr. rer. nat. Mufti Petala Patria, M.Sc., menjelaskan bahwa upaya pengelolaan sampah menjadi produk yang bermanfaat juga sangat penting untuk ditingkatkan dengan didukung oleh teknologi yang berkembang saat ini, misalnya saja mengkonversikan sampah menjadi energi, selain itu kemasan bio-plastic berbahan dasar singkong maupun tanaman lainnya juga berpotensi dikembangkan. Namun yang paling penting adalah kesadaran tiap individu untuk dapat mengurangi polusi plastik serta Pemerintah Kota Tanjungpinang membantu memberikan solusi terkait proses pengelolaan sampah plastik.

    #Opini

    cindai
    • Website

    Related Posts

    Hampir 80% Pulau Subi Besar Dikuasai Izin Tambang: Di Mana Masa Depan Warga dan Lingkungan?

    28 Juli 2025

    Diduga Keterlibatan Mafia Tanah Pulau Citlim, Moro dan Sugi Berhubungan Dengan Penjual Pasir ke Singapore

    24 Juni 2025

    Perang Melawan Korupsi di Era Prabowo: Antara Gebrakan dan Tantangan

    11 Juni 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    IKUTI KAMI
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    • WhatsApp
    • TikTok
    JANGAN LEWATKAN!
    Hukum

    Lebih Dari 3000 Ton Bauksit Tumpah, Tim GAKKUM KLHK Turun ke Perairan Laboh Lingga

    By cindai29 Agustus 20250
    Bagikan:

    Lingga (Cindai.id) _ Tragedi kandasnya Tongkang dengan nomor lambung Bukit Emas 2312 bermuatan Bauksit lebih…

    Sekjen KIARA: Alih-Alih Berdiri Bersama Masyarakat Pesisir, Gubernur Kepri Malah Pro Tambang

    25 Agustus 2025

    Berkaitan Dugaan Mark-Up Sewa Mesin Fotocopy, Ini Jawaban Ketua PTA Kepri

    22 Agustus 2025

    Festival Sastra Internasional Gunung Bintan Kembali Dilaksanakan di Kepri

    21 Agustus 2025
    AKSES BERITA CEPAT

    Dapatkan Berita Secara Langsung

    Akses informasi terbaru dari berbagai daerah secara cepat

    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Kantor CINDAI.id
    Alamat: Jalan Ir. Sutami No. 01 RT. 03/ RW 03, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
    Kode Pos : 29124
    Telpon: 0812 1239 1119
    Email Us: cindaimedia@gmail.com

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp RSS
    REDAKSI

    Redaksi Kami

    4 Juni 2024
    Komentar Terbaru
      © 2025 Cindai News. Designed by MarkasDev.
      • REDAKSI
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Visi dan Misi
      • Pedoman Media Siber

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.