Jemaja (Cindai.id) _ Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan kegiatan konsolidasi bersama Pemerintah Kecamatan dan LAM Kecamatan di Pulau Jemaja, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Jemaja Timur, Camat Jemaja Barat, serta Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jemaja. Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan tugas serta menjaga keberlangsungan adat dan budaya Melayu di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dari LAM Kabupaten Kepulauan Anambas, kegiatan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris LAM Kabupaten bersama lima orang anggota lainnya.
Konsolidasi tersebut salah satunya membahas kepengurusan LAM Kecamatan yang masa kepengurusannya telah rampung sejak beberapa waktu lalu. LAM Kabupaten meminta kepada Pemerintah Kecamatan dan LAM Kecamatan yang saat ini masih menjalankan tugas untuk segera menyusun kepengurusan LAM Kecamatan yang baru.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan penyegaran dalam struktur organisasi sekaligus memperkuat peran LAM Kecamatan dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat serta budaya Melayu di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, LAM Kabupaten Kepulauan Anambas juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya Bupati Kepulauan Anambas, atas dukungan dan semangat yang diberikan kepada LAM Kabupaten dalam menjalankan tugas yang berkaitan dengan adat dan budaya Melayu.
LAM Kabupaten juga memberikan apresiasi kepada 10 Camat dan 10 LAM Kecamatan atas kerja sama serta komunikasi yang telah terjalin selama proses konsolidasi.
“Sinergi antara LAM, pemerintah kecamatan, dan LAM Kecamatan sangat penting untuk memastikan adat dan budaya Melayu tetap hidup, terjaga, serta diwariskan kepada generasi mendatang,” demikian semangat yang mengemuka dalam kegiatan konsolidasi tersebut.
Melalui konsolidasi ini, LAM Kabupaten Kepulauan Anambas berharap koordinasi di tingkat kecamatan semakin solid sehingga keberadaan lembaga adat dapat memberikan kontribusi positif dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Anambas.(Qosim)




