Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Diduga Tutupi Jejak Pendidikan, Bupati Anambas Larang PKBM Serahkan Dokumen Ijazah ke Disdik Batam

    20 Januari 2026

    Kapolres Tanjungpinang Ngopi Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Kemitraan

    20 Januari 2026

    Jual Beli Lahan PT Emma Akmal Diduga Nonprosedural, Kepemilikan Saham Hingga Aset Dipersoalkan

    19 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Cindai
    • Kepri
      • Tanjungpinang
      • Batam
      • Bintan
      • Karimun
      • Lingga
      • Natuna
      • Anambas
    • Nasional
      • Hukum
      • Politik
    • Ekonomi
      • Bisnis
      • Digital
    • Lipsus
      • Advertorial
      • Features
      • Milenial
      • Lifestyle
    • Opini
    • Tajuk
    • Ragam
      • Gallery
      • Info Harga Sembako
      • Info Pariwisata
      • Info Property
    • Melayu
    Cindai
    Beranda » Ansar Ahmad: Dengan Anggaran Rp6,2 Triliun Ekonomi Batam Seharusnya Bisa Capai 15 Persen
    Batam

    Ansar Ahmad: Dengan Anggaran Rp6,2 Triliun Ekonomi Batam Seharusnya Bisa Capai 15 Persen

    cindaiBy cindai22 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Bagikan:

    Batam (Cindai.id)_ Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bicara soal pertumbuhan ekonomi Kota Batam seharusnya bisa tumbuh hingga 11 persen bahkan sampai 15 persen. Namun kenyataannya saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Batam hanya di angka 7,04 persen.

    Jika dibandingkan dengan Kabupaten dan Kota Lainnya, ujar Ansar, pertumbuhan ekonomi di Batam memang paling tinggi. Seperti Bintan tumbuh diangka 6,5 persen dan Karimun di angka 5,5. Adapun untuk Tanjungpinang, Natuna, Anambas dan Lingga pertumbuhannya jauh dibawah angka terebut.

    “Kalau bicara pertumbuhan ekonomi Batam, menurut saya bisa 11 persen sampai 15 persen itu baru sukses, berhasil,” kata Ansar dari video podcast bersama salah satu media harian terbesar di Kepulauan Riau yang terbit di Kota Batam dan telah publish di media sosial YouTube.

    Kedepan, lanjut Ansar dalam video tersebut, untuk masalah pertumbuhan ekonomi jangan hanya bicara soal angkanya saja, tapi lebih berbicara soal struktur pondasi penguatan pertumbuhan ekonominya. Baru kemudian bicara bagaimana pertumbuhan ekonomi bisa memberikan trickle down efek hingga ke masyarakat sebanyak-banyaknya, atau dalam kata lain pemerataan.

    Baca Juga : Warga Apresiasi Keputusan Pemprov Tunda Pembagian Kupon Doorprize, Ini Alasannya 

    Jika di perbandingan satu dengan yang lain, Batam lanjut Ansar, dalam setahun mengelola uang sebesar Rp6,2 triliun, yakni Rp2,6 triliun dana BP Batam dan Rp3,5 triliun lebih merupakan APBD Pemko Batam.

    “Bayangkan Rp6,2 triliun itu Kota Batam mengelola sendiri, ditambah lagi dukungan swastanya kuat dan FTZ nya juga sudah menyeluruh. Ditambah lagi ada Rempang, Galang dan beberapa yang lain. Serta ada 3 kawasan KEK sekarang. Sehingga benar jika Batam ini memang sangat kuat sekali. Tapi menghasilkan pertumbuhan ekonomi 7,04 dengan anggaran total Rp6,2 triliun itu,” tegas Ansar Ahmad.

    Lalu Ansar membandingkannya dengan Kabupaten Bintan yang dalam setahun dengan anggaran APBD nya Rp1,2 triliun dan FTZ nya pun cuma sebagian. Serta ditambah satu kawasan KEK yakni Bintan Alumina. Namun demikian pertumbuhan ekonomi Bintan bisa mencapai hingga 6,5 persen. Atau hanya berbeda 0,54 persen saja dibanding pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

    Seharusnya, jika dilihat dari sisi proporsi anggaran, dukungan swasta, dan beberapa kebijakadan yang ada. Anggaran Batam Rp6,2 triliun terebut perbandingannya 5 kali lipat dengan anggaran setahun di Bintan yang hanya Rp1,2 triliun.

    “Batam itu pertumbuhan ekonominya harusnya bisa belasan persen, bukan 7,04 persen. Dengan porsi anggaran, geliat pembangunan, infrastruktur dan lain-lain, bahkan menutut saya bisa sampai 15 persen,” tegas Ansar.

    Pertumbuhan Batam di angka 15 persen tersebut bukan hal yang mustahil menurut Ansar, karena Kabupaten Bintan yang dengan anggaran Rp1,2 triliun ekonominya bisa tumbuh sebesar 6,5 persen.(*)

    cindai
    • Website

    Related Posts

    Diduga Tutupi Jejak Pendidikan, Bupati Anambas Larang PKBM Serahkan Dokumen Ijazah ke Disdik Batam

    20 Januari 2026

    Jual Beli Lahan PT Emma Akmal Diduga Nonprosedural, Kepemilikan Saham Hingga Aset Dipersoalkan

    19 Januari 2026

    PEOPLE POWER: Kepri Tidak Boleh Terus Menjadi Penonton di Lautnya Sendiri

    28 Desember 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    IKUTI KAMI
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    • WhatsApp
    • TikTok
    JANGAN LEWATKAN!
    Anambas

    Diduga Tutupi Jejak Pendidikan, Bupati Anambas Larang PKBM Serahkan Dokumen Ijazah ke Disdik Batam

    By cindai20 Januari 20260
    Bagikan:

    Anambas (Cindai.id) _ Larangan yang disampaikan langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, kepada pimpinan…

    Kapolres Tanjungpinang Ngopi Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Kemitraan

    20 Januari 2026

    Jual Beli Lahan PT Emma Akmal Diduga Nonprosedural, Kepemilikan Saham Hingga Aset Dipersoalkan

    19 Januari 2026

    KIP Kabulkan Gugatan, Ijazah Jokowi adalah Informasi Terbuka

    15 Januari 2026
    AKSES BERITA CEPAT

    Dapatkan Berita Secara Langsung

    Akses informasi terbaru dari berbagai daerah secara cepat

    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Kantor CINDAI.id
    Alamat: Jalan Ir. Sutami No. 01 RT. 03/ RW 03, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
    Kode Pos : 29124
    Telpon: 0812 1239 1119
    Email Us: cindaimedia@gmail.com

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp RSS
    REDAKSI

    Redaksi Kami

    4 Juni 2024
    Komentar Terbaru
      © 2026 Cindai News. Designed by MarkasDev.
      • REDAKSI
      • Kode Etik Jurnalistik
      • Visi dan Misi
      • Pedoman Media Siber

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.