Tanjungpinang (Cindai.id) – Sebuah gudang penampungan besi tua di Jalan Sultan Mahmud, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 12.40 WIB.
Api diduga berasal dari dalam gudang dan dengan cepat membesar akibat banyaknya tumpukan barang bekas dan material yang mudah terbakar. Kepulan asap hitam pekat terlihat dari berbagai penjuru dan sempat membuat warga sekitar panik.
Warga bersama Lurah Tanjung Unggat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bahu-membahu melakukan pemadaman awal sambil mengevakuasi masyarakat dan mengatur arus lalu lintas agar armada pemadam dapat memasuki lokasi.
Tak lama berselang, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang dan BPBD mengerahkan beberapa unit mobil pemadam ke titik kebakaran. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam, bahkan dibantu alat berat untuk mengerok bagian gudang yang masih menyimpan bara api agar tidak kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Lurah Tanjung Unggat, Muhammad Ishak, S.Sos mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat.
“Kami berterima kasih kepada warga, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan yang cepat merespons. Ini bukti kepedulian kita bersama untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Bukit Bestari, AKP Suardi, mengimbau seluruh pemilik gudang dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi yang menyimpan barang bekas atau material mudah terbakar.
“Kami mengingatkan pemilik gudang agar rutin memeriksa instalasi listrik, menjaga kebersihan area penyimpanan, serta menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Langkah pencegahan yang sederhana dapat meminimalkan risiko dan mencegah kerugian yang lebih besar,” ujar AKP Suardi.(mona)




