Bintan (Cindai.id) _ Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus memperkuat iklim investasi dengan menghadirkan delapan inovasi strategis yang mendukung kemudahan berusaha, percepatan pelayanan perizinan, dan penguatan tata kelola pemerintahan, Kamis (30/7/2026).
Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem investasi yang semakin kompetitif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia usaha.
Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Bintan, Rusli, ST., MT, menegaskan bahwa kemudahan investasi harus didukung oleh pelayanan yang profesional dan inovatif.
Berbagai inovasi yang dikembangkan meliputi LAKSAMANA BENTAN untuk mendekatkan layanan perizinan kepada masyarakat, PERISAI BENTAN yang memperkuat pembinaan, pendampingan, dan pengawasan investasi, IM DASH 1.0 sebagai dashboard pemantauan investasi secara real time, serta Bintan Investment Platform yang menyediakan informasi peluang investasi secara digital.
Selain itu, Bintan Investment Forum menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, investor, dan pelaku usaha dalam menyelesaikan berbagai persoalan investasi. Penguatan kapasitas aparatur juga dilakukan melalui program BENTARA dan ASN Award, sedangkan SIAP Bintan 1.1 menghadirkan sistem administrasi pelayanan perizinan yang lebih terintegrasi.
Melalui rangkaian inovasi tersebut, DPMPTSP Kabupaten Bintan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kepercayaan investor terhadap Kabupaten Bintan sebagai daerah tujuan investasi yang aman, terbuka, dan berdaya saing.
Keberhasilan inovasi ini turut mendukung implementasi Reformasi Birokrasi dan SPBE, sekaligus memperkuat komitmen DPMPTSP Kabupaten Bintan dalam mempertahankan budaya kerja yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan prima.(Red)




