Batam (Cindai.id) – Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, Wiraraja Indonesia menggelar peresmian realisasi investasi tahap awal dan penandatanganan kerja sama strategis bersama PT Tynergy Technology Group dan PT Assence Global Indonesia di Kantor Wiraraja Indonesia, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (28/10/2026).
Momentum Sumpah Pemuda yang mengusung semangat persatuan dan kebangsaan menjadi pengingat pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, serta membangun kemajuan teknologi di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.25 WIB tersebut dihadiri Pangdam XXV/SMR, Kapolda Kepri, Presiden Direktur Wiraraja Indonesia Ahmad Ma’ruf Maulana, Presiden Direktur PT Tynergy Technology Group Yan Purba, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Panjaitan, perwakilan Pemerintah Provinsi Kepri, BP Batam, Kadin, serta sejumlah undangan lainnya.
Presiden Direktur Wiraraja Indonesia, Ahmad Ma’ruf Maulana, mengatakan momentum peringatan Sumpah Pemuda menjadi semangat untuk bersama-sama membangun bangsa, termasuk melalui peningkatan investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama antara Wiraraja Indonesia dan PT Tynergy Technology Group sebelumnya telah ditandatangani di Los Angeles dalam kegiatan yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Tynergy Technology Group, Yan Purba, menegaskan komitmen perusahaannya untuk mendukung pengembangan teknologi tingkat tinggi dan menjadikan Indonesia sebagai pusat kemajuan teknologi masa depan.
Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa dan potensi besar untuk menarik investasi berkualitas.
“Indonesia bukan sekadar tempat untuk menanamkan investasi, tetapi juga menjadi tempat berkembangnya kemajuan teknologi masa depan,” ujarnya.
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan bahwa BP Batam berkomitmen mendukung program investasi melalui kemudahan pelayanan, kepastian hukum, dan kepatuhan terhadap regulasi.
Ia juga menyebutkan bahwa BP Batam dijadwalkan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tynergy Technology Group pada hari yang sama.
Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Panjaitan, turut menekankan pentingnya kepastian hukum dan kemudahan administrasi bagi investor dalam negeri maupun luar negeri.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat kerja sama investasi internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Keberhasilan investasi di Batam juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Lingkungan yang aman dan kondusif, kepastian hukum, serta ketahanan energi yang andal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan operasional industri dan meningkatkan kepercayaan investor.
Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan. Sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, persatuan dan kerja sama lintas sektor menjadi modal penting untuk memastikan investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan industri, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau.
Realisasi investasi tahap awal dan penandatanganan kerja sama strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi Batam sebagai kawasan industri dan tujuan investasi unggulan di Kepulauan Riau, didukung letak geografisnya yang strategis dan berdekatan dengan Singapura serta Malaysia.(Red)




